Update

6/recent/ticker-posts

Ketua PDM Batam Meresmikan Sekolah Ibu Mandiri Di K-Square, Berusaha Berkarya Maju Bersama




Seronokbatam.com | Batam - Lembaga Amil Zakat dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Batam berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Batam Kota, pada hari Minggu (11/10/2026) siang, bertempat di K-Square Batam.

Mengadakan kegiatan launching Sekolah Ibu Mandiri (SIM) dan Talkshow Pemberdayaan Perempuan serta lelang lukisan karya Andi Gunawan.

Sebagai narasumber dalam Talkshow ini, Prof. Rina Syahriani Shahrullah, Ph.D,.Kepala Pusat Studi Wanita Universitas Internasional Batam, Widyawati Aishara Founder Sekolah Ibu Mandiri.



Turut hadir ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Batam, H. Zarmi Mazridanto, S.Kom., Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Batam Dr.Ir.Jogie Suaduon, S.ST.,M.Pd. Pimpinan Daerah Aisyiyah Batam Dr.Ir. Indastuti, M.M.,M.Sc.,Ph.D. Korda Kepri Internasional Creative Cities Network (ICCN) Indrawati,

Indra, Business Manager Brighton Warrior, Lydia Halim dan Emily Antoni, serta para undangan lainnya.


Ketua PDM Batam H. Zarmi Mazridanto dalam keterangan pers mengatakan, kami mengapresiasi kepada Lazismu Batam, Ibu-ibu Aisyiyah yang sudah berkolaborasi disini, sehingga Sekolah Ibu Mandiri bisa di launching pada hari ini.

"Kita berharap kedepannya agar sekolah ibu mandiri ini betul-betul membuka wawasan semua ibu-ibu agar bisa mandiri dan berkarya sendiri, sehingga generasi kita berikut nya menjadi maju dan terdepan," kata H. Zarmi Mazridanto.


"Dengan di launching nya Sekolah Ibu Mandiri hari ini agar sekolah ini betul-betul memberikan pendidikan dan kontribusi nyata kepada ibu-ibu Aisyiyah, sehingga bisa berusaha berkarya, dan maju bersama," ujar H.Zarmi Mazridanto.

Dikesempatan yang sama Founder Sekolah Ibu Mandiri Widyawati Aishara menyampaikan bahwa Sekolah Ibu Mandiri ini adalah sekolah bisnis untuk ibu-ibu yang belum mandiri.

"Yang bisa sekolah disini adalah ibu-ibu yang membuka usaha boleh sekolah disini, program dari SIM ini sekolah bisnis yang belum memiliki produk kita akan berikan kiat, bisnis nya belum bagus kita perbaiki bersama-sama," kata Widyawati Aishara.


"Kita juga akan mengadakan mentor-mentor yang ahli di bidangnya, yang bergabung disini yang sudah berkomitmen ada 15 orang," ujar Widyawati Aishara.

"Saya ingin perempuan itu tumbuh Mandiri dan menguatkan perempuan yang lain, dan bisnis yang dikelola nya tumbuh berkembang dan memberikan inspirasi bagi perempuan yang lain," harapnya 

"Saya ingin kita disini tumbuh bersama, berkembang bersama, untuk lokasi SIM ini tempatnya sekolah kita di sekitar Batam Center, kita masih bekerjasama dengan salah satu pengusaha cafe yang memiliki ruangan untuk meeting, belajar," terangnya.

Menurut Korda Kepri Internasional Creative Cities Network (ICCN) Indrawati, kemandirian dan ekonomi kreatif ini dua pilar yang saling berjalan seiring seirama, kehadiran Sekolah Ibu Mandiri ini sudah sangat tepat karena akan membentuk perempuan-perempuan yang berdaya saing dan berdampak untuk dirinya, keluarga dan lingkungan sekitar.

"Sekolah Ibu Mandiri ini dapat menjadikan ibu-ibu yang memiliki daya guna dan berdaya saing di lingkungan sekitar dan masyarakat luas," pungkasnya. (Andri)

Posting Komentar

0 Komentar